Kamis, 29 September 2022

Apa itu Atheisme?

 


Apa itu atheis? Siapakah itu atheisme? Dari sumber Wikipedia bahwasanya atheisme adalah sebuah pandangan filosofi yang percaya tidak adanya keberadaan Tuhan dan dewa-dewi ataupun penolakan terhadap atheisme yang disertai dengan klaim. Dalam pengertian yang paling luas, ia adalah kepercayaan bahwa tidak adanya keberadaan dewa dan Tuhan.

·         Mengapa orang cerdas cenderung atheis?

Karena orang cerdas tidak berhenti bertanya sampai ia menemukan atau menyimpulkan suatu permasalahan yang ada.

·         Mengapa rata-rata negara maju cenderung banyak yang ateis?

Dari buku God is Dead bahawasanya negara maju itu sudah semakin individualis, dan sikap individualis adalah elemen yang paling kuat untuk menolak sifat komunal dari kehidupan beragama. Individualisme menolak komitmen, agama mengajarkan komitmen.

·         Mengapa atheisme tidak diakui di Indonesia?

Atheisme tidak diakui di Indonesia karena dianggap tidak sesuai dengan sila pertama yaitu Ketuhanan yang maha Esa. Maka dari itu atheisme tidak pernah  diakui oleh undang-undang Indonesia. Karena sangat bertolak belakang dengan ideologi pancasila.

 

            Suatu kisah terdapat seorang pemuda atheis yang memasuki masjid dan ingin bertanya dengan syarat jawaban dari pertanyaan tersebut berasal dari akal bukan dari dalil. Pertanyaan tersebut sebagai berikut :

1.      Siapa yang menciptakan Allah? Bukankah semua yang ada di dunia ini karena ada penciptanya? Bagaimana Allah ada jika tidak ada penciptanya?

2.      Bagaimana caranya manusia bisa makan dan minum tanpa buang air? Bukankah itu janji Allah di surga?

3.      Jika iblis terbuat dari api, bagaimana Allah bisa menyiksanya di neraka? Bukankah neraka juga dari Api?

 

Ada seorang pemuda yang menjawab pertanyaan seorang atheis tersebut menggunakan akalnya.

1.    Apakah engkau tahu dari manakah angka 1 berasal? Sebagaimana angka 2 yaitu dari 1+1 atau 4 yaitu 2+2?

Pemuda itu mengatakan “ Jika kamu tahu bahwa 1 itu adalah bilangan tunggal. Tetapi dia bisa menciptakan angka lain, tapi dia tidak tercipta dari angka apapun. Lalu apa kesulitanmu memahami bahwa Allah itu Zat Maha Tunggal yang Maha mencipta tapi tidak bisa diciptakan?”.

2.      Saya ingin bertanya kepadamu, apakah ketika dalam perut ibu kita semua makan? Apakah kita juga minum? Kalau memang kita makan dan minum, lalu bagaimana kita buang air ketika dalam perut ibu kita dulu? Jika anda dulu percaya bahwa kita dulu makan dan minum di perut  ibu kita dan kita tidak buang air di dalamnya, lalu apa kesulitanmu mempercayai bahwa di Surga kita akan makan dan minum juga tanpa baung air?

3.      Setelah itu pemuda itu menampar sang atheis dengan keras. Sampai sang atheis marah dan kesakitan. Sambil memgang pipinya, sang atheis pun marah-marah kepada pemuda itu. Tapi pemuda itu menjawab : “ Tanganku ini terlapisi kulit, tanganku ini dari tanah. Dan pipi anda juga terbuat dari kulit dari tanah juga. Lalu jika keduanya dari kulit dan tanah, bagaimana anda bisa kesakitan ketika saya tampar? Bukankah keduanya juga tercipta dari jenis yang sama?”

 

 

 

 

Tidak ada komentar:

Sainganmu itu umur orang tuamu

Semakin beranjak dewasa, pikiran apapun selalu berkecamuk. Yang dulu ketika kecil, kita selalu mengatakan cita-cita dan keinginan di masa de...