Jumat, 18 November 2022

Sainganmu itu umur orang tuamu


Semakin beranjak dewasa, pikiran apapun selalu berkecamuk. Yang dulu ketika kecil, kita selalu mengatakan cita-cita dan keinginan di masa depan, tetapi ketika dewasa impian itu semakin tertumpuk. Bertambahnya umur membuat kita sadar bahwasanya ada manusia yang berjasa juga yang sedang bertambah umur.

          Orang tua sudah menua dan kita belum menjadi apa-apa. Dulu kita pikir ketika dewasa kita bisa membanggakannya. Tapi kenyataannya kita masih membebani dan merepotkan mereka hingga saat ini. Wajah ayah dan ibu yang kita lihat sekarang ini, tidak seperti wajahnya yang kita lihat saat kecil. Semakin mengkerut wajahnya semakin menandai umurnya yang sudah tua. Keletihan yang selalu mereka sembunyikan dibalik senyumnya dan balik matanya.

 Jadi sekarang sainganmu itu bukan orang yang seumuran sama kamu, bukan temanmu dan bukan juga image public, sainganmu yang sebenarnya adalah umur orang tuamu.Dan ingatlah bahwasanya kesuksesanmu bukan karena kehebatanmu tetapi ada kehebatan doa orang tuamu. “Yah,Mah tunggu kesuksesan anakmu ini agar kalian dapat melihat perjuangan dan pengorbanan yang tak sia-sia”ucap sang anak sembari melihat fotomu dari kejauhan.

 

Tidak ada komentar:

Sainganmu itu umur orang tuamu

Semakin beranjak dewasa, pikiran apapun selalu berkecamuk. Yang dulu ketika kecil, kita selalu mengatakan cita-cita dan keinginan di masa de...