Berkata

 

KETIKA HAJATMU BELUM TERCAPAI

 

Kamu menginginkan A, tenyata allah memberikanmu B, dan kamu merasa sudah melakukan hal2 yang baik agar allah mengabulkan doamu dan kamu merasa bahwasanya Allah itu tidak adil dan tidak pernah mendengar doamu.

Haii,,Bukan itu yang Allah maksud, dibalik semua kekecewaanmu  ternyata Allah punya rencana yang lebih indah, allah tau apa yang terbaik untukmu dan yang buruk bagimu, Allah mempunyai scenario yang indah.

Karena hakikatnya memang kamu yang merencanakan tapi allah yang menentukan,,

Allah itu allamul guyub,,


Insecure?




Kamu yang kurang bersyukur. Kamu terlalu melihat pencapaian orang lain daripada pencapaianmu. Kamu terlalu melihat gaya hidup orang lain. Bukankah Allah menciptakan setiap manusia itu sempurna daripada makhluk lain?

Kamu melihat dia yang memakai Iphone, kamu insecure. Kamu yang melihat dia yang memakai ootd zaman sekarang, kamu insecure. Kamu terlalu insecure sampai lupa bersyukur, bersyukur atas ciptaan-Nya, bersukur atas karunia-Nya.

Hai kawan, kamu lebih baik ketika kamu menjadi dirimu sendiri dan menjadi apa adanya kamu tanpa harus membandingkan hidupmu dengan orang lain. Yuk, kita sibukkan diri kita untuk menjadi level terbaik pada diri kita sendiri, dengan langkah-langkah berikut  :

Kelilingi dirimu dengan hal-hal positif

Jangan Membandingkan dirimu dengan orang lain

Memiliki tujuan yang ingin dicapai

Belajar untuk mempercayai diri

Bertanggungjawab atas tindakan yang kamu lakukan

-K

 

Semoga Bermanfaat

 



Jangan Menjadi Mental Kepiting



2.      


 

Apakah kamu tahu kepiting? Ya, kepiting adalah hewan yang bisa hidup di air dan darat. Seringkali kepiting dijadikan makanan seafood karena kelezatannya. Tapi kali ini kita bukan membahas tentang bagaimana cara menyantap kepiting, tapi bagaimana cara hidup kepiting dengan kepiting yang lainnya.

 Pernahkah kamu melihat beberapa ekor kepiting yang disatukan dalam satu wadah? Apa pendapatmu jika kamu pernah  melihatnya? Faktanya, ketika seekor kepiting itu ingin keluar atau naik dari satu wadah itu, maka beberapa ekor kepiting yang lainnya akan menariknya kembali untuk turun.

Ibarat kepiting-kepiting tersebut, itulah yang terjadi pada manusia yang cenderung tidak ingin melihat kebahagiaan atau keberhasilan seseorang, ia akan terus menerus untuk menjerumuskan seseorang itu agar tidak dapat mencapainya. Seperti contohnya dia mengajak temannya untuk bolos, karena dia tidak ingin bolos sendirian, contoh seperti ini menggambarkan seseorang yang tidak ingin dikalahkan dan melihat kesuksesan orang lain, dengan berbagai cara ia akan menghasutnya atau  merendahkannya.

            Karena ia memiliki kepribadian yang egois dan tidak mau kalah dengan orang lain, ia selalu merasa kurang dan membandingkan dirinya dengan orang lain yang lebih sukses dan unggul. Janganlah menjadi mental kepiting, sebaiknya ketika kamu melihat temanmu yang pencapaiannya lebih darimu, maka jadikanlah ia sebagai pacuan atau motivasi agar kamu bisa mencapai tujuanmu. 

 


Tidak ada komentar:

Sainganmu itu umur orang tuamu

Semakin beranjak dewasa, pikiran apapun selalu berkecamuk. Yang dulu ketika kecil, kita selalu mengatakan cita-cita dan keinginan di masa de...